Penampilan Jay Idzes Disorot Usai Kekalahan Sassuolo

BOLA88KU — Hasil pahit harus diterima Sassuolo saat menghadapi Juventus pada lanjutan Liga Italia musim 2025/2026. Bermain di kandang sendiri, Mapei Stadium, tim asuhan Fabio Grosso menyerah tiga gol tanpa balas. Salah satu pemain yang ikut menjadi perhatian adalah bek Timnas Indonesia, Jay Idzes.
Duel yang digelar Rabu (7/1/2026) dini hari WIB itu berjalan tidak sesuai harapan tuan rumah. Juventus tampil lebih rapi, agresif, dan mampu mengontrol tempo permainan sejak menit awal, membuat Sassuolo kesulitan keluar dari tekanan.
Masalah Sassuolo dimulai ketika Tarik Muharemovic melakukan kesalahan fatal yang berujung gol bunuh diri pada menit ke-16. Gol tersebut membuat Juventus semakin percaya diri dan terus menekan lini pertahanan lawan.
Keunggulan tim tamu bertambah di babak kedua. Fabio Miretti dan Jonathan David masing-masing mencatatkan nama di papan skor, sekaligus memastikan kemenangan meyakinkan bagi Juventus.
Penilaian Rendah untuk Jay Idzes

Usai pertandingan, Jay Idzes menerima nilai yang kurang memuaskan. Berdasarkan data Fotmob, pemain berusia 25 tahun itu hanya memperoleh rating 5,1, menandakan performa yang belum optimal.
Salah satu momen yang menjadi sorotan terjadi ketika Jay Idzes mencoba mengalirkan bola ke belakang. Umpan tersebut justru berhasil dipotong Jonathan David, yang kemudian mengonversinya menjadi gol untuk Juventus.
Jay Idzes tampil hampir sepanjang laga sebelum akhirnya digantikan Cas Odenthal di menit-menit akhir. Meski sudah berusaha menjaga pertahanan, tekanan beruntun dari Juventus membuat lini belakang Sassuolo kerap kewalahan.
Secara statistik, Jay Idzes tetap mencatat kontribusi defensif. Ia membukukan sembilan aksi bertahan dan cukup aktif dalam distribusi bola dari lini belakang.
Selama pertandingan, Jay Idzes melepaskan 47 umpan dengan tingkat akurasi sekitar 79 persen. Namun, catatan tersebut belum cukup menutupi kesalahan yang berujung gol lawan.
Performa buruk Sassuolo tidak hanya dialami Jay Idzes. Tarik Muharemovic bahkan mendapat nilai lebih rendah, yakni 4,5, setelah gol bunuh diri yang membuka jalan kemenangan Juventus.
Fabio Grosso Akui Keunggulan Juventus
Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, tidak menampik keunggulan Juventus pada laga tersebut. Ia menilai tim lawan mampu menjalankan permainan dengan sangat efektif.
“Kami menyiapkan pertandingan dengan rencana berbeda, tetapi Juventus berhasil memaksakan gaya bermain mereka,” ujar Grosso kepada DAZN Italia.
Menurutnya, kekalahan ini menjadi pelajaran penting bagi Sassuolo untuk terus berkembang menghadapi tim-tim besar.
“Kekalahan adalah bagian dari proses. Kami akan belajar dari pertandingan ini dan memperbaiki diri,” tambahnya.
Grosso juga menegaskan bahwa secara umum perjalanan Sassuolo musim ini masih berjalan positif, meski penampilan melawan Juventus jauh dari kata ideal.
“Musim ini kami berkembang, tetapi malam ini jelas bukan performa terbaik kami. Dalam pertandingan seperti ini, kualitas dan konsistensi sangat menentukan,” pungkasnya.
