Manchester United Kembali Terseok, Amorim Jadi Sorotan

BOLA88KU — Manchester United lagi-lagi gagal menunjukkan kebangkitan. Bermain imbang 1-1 melawan Fulham di Craven Cottage pada Minggu (24/8/2025), langkah Setan Merah di awal musim Premier League 2025/2026 semakin sulit.
Alih-alih bangkit setelah musim lalu yang menjadi salah satu periode terburuk dalam 30 tahun terakhir, United justru masih terjebak dalam persoalan klasik yang belum terselesaikan.
Nama pelatih Ruben Amorim kini jadi pusat perhatian. Rekornya di Premier League hanya mencatat 28 poin dari 29 laga, dengan persentase kemenangan setara manajer tim papan bawah seperti Neil Warnock. Tak heran jika ejekan dari fans lawan semakin keras, bahkan menyebut United tak berbeda jauh dengan tim yang berjuang menghindari degradasi.
Skema 3-4-2-1 Dinilai Tidak Cocok
Amorim masih mempertahankan formasi 3-4-2-1 yang sukses di Liga Portugal. Namun, sistem ini terlihat tidak sinkron dengan karakter skuad United.
- Bruno Fernandes dipaksa bermain lebih bertahan.
- Kobbie Mainoo terpinggirkan dari skema.
- Amad Diallo kehilangan posisi naturalnya di sayap.
Hasilnya, potensi pemain justru terhambat dan permainan tim menjadi kaku.
Produktivitas gol menjadi masalah serius. Hingga kini, United belum mencetak gol murni dari skema permainan terbuka.
- Benjamin Sesko yang direkrut dengan harga mahal belum mendapatkan menit bermain cukup.
- Mason Mount dan Matheus Cunha justru dipaksakan sebagai penyerang tengah.
Alhasil, lini depan United terlihat ompong dan minim ancaman berbahaya.
Masalah di Bawah Mistar
Krisis kepercayaan juga melanda posisi penjaga gawang. Altay Bayindir tetap dimainkan meski tampil inkonsisten, sementara Andre Onana hanya duduk di bangku cadangan.
Situasi ini membuat pertahanan semakin rapuh. Rumor soal perekrutan Senne Lammens memang beredar, tapi belum tentu bisa langsung menjadi jawaban atas krisis yang ada.
Saat menghadapi Fulham, lini tengah United kehilangan dominasi. Casemiro dan Bruno Fernandes gagal menjaga tempo, sementara pergantian pemain yang dilakukan Amorim justru melemahkan permainan.
Harapan pada Kobbie Mainoo yang disebut bisa membawa energi baru tak kunjung terealisasi karena ia jarang diberi kesempatan tampil.
Masa Depan Amorim Dipertanyakan
Kini, pertanyaan besar menggantung di Old Trafford: apakah Ruben Amorim masih bisa membalikkan keadaan? Dengan jadwal berat menghadapi Manchester City dan Chelsea, kegagalan berikutnya bisa membuat kursinya semakin panas. Jika hasil buruk terus berlanjut, manajemen United mungkin harus segera mempertimbangkan opsi lain.
