Real Madrid akan Lakukan Restrukturisasi Besar-besaran

BOLA88KU — Tampaknya, Real Madrid benar-benar serius melakukan transformasi di sektor pertahanan musim panas ini. Klub juga diketahui sudah mengamankan tanda tangan Trent Alexander-Arnold dan Dean Huijsen untuk dapat memperkuat lini belakang.
Akan tetapi, kedatangan pemain baru ini bisa jadi mengancam masa depan beberapa pemain lama. Dan, nama David Alaba menjadi yang paling terancam posisinya di skuad Los Blancos.
Keadaan pun kian rumit usai adanya kabar bahwa Madrid sempat menawarkan pemutusan kontrak pada Alaba. Untuk mempertahankan tempatnya di era Xabi Alonso, Bek asal Austria ini harus berjuang keras.
Masa Depan Alaba di Santiago Bernabeu

Alaba sendiri masih kesulitan untuk bisa kembali ke performa terbaiknya usai absen selama 13 bulan dikarenakan cedera lutut parah. Namun, kembalinya dia ke lapangan pada Januari lalu belum memberikan dampak signifikan.
Di usia 32 tahun, bek serba bisa ini mulai kehilangan tempat di jantung pertahanan Madrid. Pasalnya, persaingan ketat dengan pemain muda membuat posisinya semakin sulit.
Berdasarkan laporan Cadena SER, pada Januari lalu Madrid sempat menawarkan pemutusan kontrak kepada Alaba. Tawaran ini meliputi pembayaran gaji penuh sampai di akhir musim.
Meski demikian, Alaba memilih menolak tawaran tersebut. Alaba yang masih memiliki kontrak hingga 2026 ini diketahui termasuk salah satu pemain yang memiliki gaji tertinggi di skuad.
Sistem Alonso dan Nasib Alaba

Kehadiran Dean Huijsen dan Trent Alexander-Arnold akan semakin memadatkan jajaran bek Madrid. Kini, untuk mendapatkan tempat, Alaba harus bersaing dengan Rudiger, Militao, dan Tchouameni.
Namun, dengan penampilannya yang kurang meyakinkan ketika bermain sebagai bek kiri melawan Arsenal semakin memperburuk posisinya. Xabi Alonso pun kelihatannya akan lebih memilih pemain yang lebih muda dan fit.
Alonso sendiri dikenal sukses menerapkan formasi tiga bek selama menangani Bayer Leverkusen. Sebenarnya sistem ini bisa cocok untuk Alaba yang memiliki kemampuan bermain di berbagai posisi.
Tapi pada akhirnya, semua tergantung pada kemampuan Alaba untuk bisa kembali ke level terbaiknya. Sebab, cedera panjang yang dialaminya jadi suatu hambatan besar untuk dapat beradaptasi dengan sistem baru.
Pilihan yang Terbatas untuk Alaba
Banyaknya pemain berkualitas di lini belakang, membuat Alaba harus puas dengan peran cadangan. Kemampuan yang serba bisa sebenarnya dapat menjadi nilai tambah, tetapi tidak cukup untuk menjadi pilihan utama.
Mungkin, nantinya Xabi Alonso lebih mengandalkan kombinasi Rudiger, Militao, dan Huijsen sebagai trio bek tengah. Sementara pada posisi bek sayap akan dipercayakan pada pemain yang lebih muda dan cepat.
Sebagai informasi, bahwa musim panas ini akan menjadi momen krusial untuk Alaba dan Madrid. Apabila tidak bisa mendapatkan jaminan menit bermain, mungkin pemutusan kontrak akan kembali dipertimbangkan.
Kelihatannya, Alaba sendiri masih ingin membuktikan bahwa dia bisa berkontribusi untuk tim. Meski, Madrid mungkin lebih memilih untuk menghemat gaji dan memberikan kesempatan kepada pemain yang lebih muda.
