Kompensasi Pemecatan Ruben Amorim Sentuh Rp399,5 Miliar

BOLA88KU — Manchester United harus mengeluarkan dana besar setelah memutuskan mengakhiri kerja sama dengan Ruben Amorim pada Januari lalu. Klub berjuluk The Red Devils itu diketahui membayar kompensasi pemecatan mencapai 16,7 juta poundsterling atau sekitar Rp399,5 miliar.
Besarnya biaya tersebut terungkap dalam laporan keuangan terbaru Manchester United yang baru dirilis baru-baru ini. Dalam laporan itu, klub juga membeberkan kondisi finansial mereka sepanjang musim 2025/2026.
Keputusan memecat Amorim diambil setelah performa tim dinilai tidak mengalami perkembangan signifikan. Pelatih asal Portugal itu resmi meninggalkan Old Trafford setelah menjalani masa kepelatihan selama sekitar 14 bulan sejak menggantikan Erik ten Hag pada November 2024.
Performa Amorim Dinilai Tidak Stabil
Selama menangani Manchester United, Amorim sempat membawa tim mencapai final Liga Europa. Namun, trofi gagal diraih setelah MU kalah dari Tottenham Hotspur di partai puncak.
Tak hanya itu, performa Setan Merah di Premier League juga menjadi sorotan. Klub hanya mampu finis di posisi ke-15 klasemen akhir, yang disebut sebagai pencapaian terburuk Manchester United sepanjang sejarah mereka di kompetisi tersebut.
Memasuki awal musim berikutnya, Amorim mencoba melakukan sejumlah perubahan dalam skema permainan tim. Namun, ia tetap mendapat banyak kritik karena dianggap terlalu kaku menerapkan taktik tiga bek.
MU Bangkit Bersama Michael Carrick
Setelah Amorim dipecat, posisi pelatih sementara diambil alih oleh Michael Carrick. Di bawah arahan Carrick, performa MU mengalami peningkatan signifikan.
Manchester United berhasil menutup musim di posisi ketiga klasemen Liga Inggris dan memastikan tiket kembali ke Liga Champions musim depan.
Kondisi Keuangan MU Tetap Positif
Meski harus membayar kompensasi besar untuk Amorim dan staf kepelatihannya, kondisi finansial Manchester United justru menunjukkan tren positif.
Dikutip dari Mirror, MU mencatat laba operasional sebesar 37,7 juta poundsterling dalam periode sembilan bulan hingga Maret 2026. Angka itu berbanding terbalik dengan periode yang sama tahun sebelumnya ketika klub mengalami kerugian sebesar 3,2 juta poundsterling.
Selain itu, pendapatan klub sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi juga meningkat menjadi 187,5 juta poundsterling. Pada periode sebelumnya, angka tersebut tercatat sebesar 145,3 juta poundsterling.
