Emiliano Martinez Jadi Pemain Argentina dengan Sentuhan Terbanyak di Final


BOLA88KU — 
Timnas Argentina harus mengubur mimpi mempertahankan gelar juara dunia setelah takluk 0-1 dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026. Di balik tipisnya skor akhir, statistik pertandingan menunjukkan dominasi penuh yang diperlihatkan La Furia Roja sepanjang laga.

Bermain di Stadion New York, Amerika Serikat, Senin (20/7) dini hari WIB, Argentina kesulitan mengembangkan permainan sejak awal pertandingan. Spanyol tampil lebih agresif dan terus menekan hingga akhirnya memastikan kemenangan lewat gol Ferran Torres pada menit ke-106 babak tambahan waktu.

Meski hanya kalah dengan selisih satu gol, performa Argentina dinilai jauh dari harapan. Lionel Messi dan rekan-rekannya nyaris tidak mampu memberikan ancaman berarti ke gawang lawan sepanjang pertandingan.

Argentina Gagal Catatkan Shot on Target

Salah satu statistik yang paling mencolok adalah kegagalan Argentina melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran selama pertandingan. Hingga laga berlangsung selama 120 menit, lini serang Albiceleste tidak mampu memaksa kiper Spanyol melakukan penyelamatan.

Berdasarkan data Opta, Argentina menjadi tim ketiga sejak 1966 yang gagal mencatatkan shot on target dalam waktu normal pertandingan Piala Dunia. Sebelumnya, catatan serupa hanya pernah dialami Kosta Rika saat menghadapi Brasil pada Piala Dunia 1990 dan ketika melawan Spanyol pada edisi 2022.

Selain minim ancaman, Argentina juga kalah dalam penguasaan bola. Selama 90 menit waktu normal, mereka hanya menguasai bola sebesar 34 persen. Angka tersebut menjadi persentase penguasaan bola terendah yang pernah dibukukan Argentina sepanjang sejarah penampilannya di Piala Dunia.

Fakta lain yang turut menggambarkan tekanan yang diterima Argentina adalah pemain dengan jumlah sentuhan bola terbanyak justru berasal dari posisi penjaga gawang. Emiliano Martinez menjadi pemain Albiceleste yang paling sering menyentuh bola sepanjang waktu normal, menandakan Spanyol lebih banyak menguasai jalannya pertandingan dan memaksa Argentina bertahan.

Scaloni Akui Spanyol Lebih Layak Menang

Kekalahan ini memastikan Argentina gagal mempertahankan trofi yang mereka raih pada Piala Dunia 2022. Meski kecewa, pelatih Lionel Scaloni tetap memberikan apresiasi kepada seluruh pemain yang telah berjuang hingga laga berakhir.

Scaloni mengakui Spanyol tampil lebih baik dan pantas keluar sebagai juara. Ia juga menyampaikan rasa bangga karena timnya mampu kembali melangkah hingga partai puncak meski akhirnya gagal membawa pulang gelar.

“Saya merasa sedih, tetapi saya tahu bahwa kami telah memberikan segalanya. Saya ingin berterima kasih kepada mereka karena telah membawa kami kembali ke final Piala Dunia dan berjuang sampai akhir. Spanyol memang bermain lebih baik,” ujar Scaloni.

Kekalahan tersebut sekaligus mengakhiri perjalanan Argentina di Piala Dunia 2026 dengan status runner-up. Sementara itu, Spanyol sukses merebut gelar juara dunia setelah tampil konsisten sepanjang turnamen dan menutup kompetisi dengan kemenangan di partai final.