Nerazzurri Dominan, Persaingan Serie A Memanas

BOLA88KU — Perburuan gelar Liga Italia 2025/2026 semakin mengerucut setelah hasil pekan ke-26 menghadirkan jarak yang signifikan di papan atas klasemen. Inter Milan menunjukkan konsistensi luar biasa dan kini berada di posisi paling diunggulkan untuk mengangkat trofi Serie A musim ini.
Tim berjuluk Nerazzurri tampil solid saat bertandang ke markas Lecce. Dua gol yang dicetak oleh Henrikh Mkhitaryan dan Manuel Akanji memastikan kemenangan 2-0 bagi skuad asuhan Inter. Tambahan tiga poin tersebut membuat posisi mereka semakin aman di puncak.
Di sisi lain, rival sekota mereka, AC Milan, gagal memaksimalkan peluang untuk terus menekan. Rossoneri justru tumbang 0-1 saat menghadapi Parma. Kekalahan itu berdampak besar terhadap persaingan gelar karena selisih angka kini melebar cukup jauh.
Selisih Poin Inter dan AC Milan Makin Melebar
Saat ini, Inter Milan telah mengoleksi 64 poin dan unggul 10 angka dari AC Milan yang berada di peringkat kedua. Dengan kompetisi yang mulai memasuki fase krusial, keunggulan dua digit tersebut menjadi modal sangat berharga.
Bukan hanya Milan yang tertinggal. Napoli dan AS Roma juga belum mampu menjaga ritme kemenangan. Keduanya sama-sama mengantongi 50 poin dan masih tertahan di posisi ketiga serta keempat klasemen sementara.
Performa lima laga terakhir menjadi pembeda paling mencolok. Inter sukses menyapu bersih seluruh pertandingan dengan raihan 15 poin sempurna. Sebaliknya, Milan dan Roma hanya mengumpulkan tujuh poin, sedangkan Napoli meraih delapan poin. Perbedaan konsistensi inilah yang membuat jarak klasemen semakin sulit dikejar.
Dengan kondisi tersebut, peluang Inter untuk mengunci gelar semakin realistis. Jika mampu mempertahankan stabilitas permainan dan menghindari cedera pemain kunci, gelar Serie A musim ini berada dalam genggaman mereka.
Fokus Ganda: Serie A dan Liga Champions
Setelah memiliki jarak aman di kompetisi domestik, Inter juga bisa membagi fokus ke ajang Eropa. Mereka masih berjuang di playoff menuju babak 16 besar Liga Champions UEFA dan berusaha membalikkan agregat 1-3 dari Bodo/Glimt.
Jika mampu menjaga momentum di dua kompetisi sekaligus, musim ini berpotensi menjadi salah satu periode paling sukses bagi Inter dalam beberapa tahun terakhir.
