Dugaan Rasisme Warnai Kemenangan Tipis Madrid atas Benfica


BOLA88KU — 
Kemenangan tipis 1-0 yang diraih Real Madrid atas Benfica pada leg pertama playoff Liga Champions UEFA justru diiringi kontroversi. Laga di Stadion Da Luz, Lisbon, tidak hanya menyisakan cerita soal hasil pertandingan, tetapi juga dugaan tindakan rasial terhadap Vinicius Junior.

Gol semata wayang Madrid dicetak Vinicius pada babak kedua lewat aksi individu yang memukau. Usai mencetak gol, ia merayakan dengan menari di dekat bendera pojok lapangan — selebrasi khas yang sudah sering ia lakukan sepanjang kariernya.

Selebrasi Berujung Kartu dan Protes

Selebrasi tersebut dinilai berlebihan oleh wasit sehingga Vinicius diganjar kartu kuning. Keputusan itu langsung memicu protes dari sang pemain karena ia merasa tidak melakukan pelanggaran.

Situasi memanas beberapa saat kemudian. Menjelang sepak mula kembali, Vinicius kembali mendatangi wasit setelah mengaku menerima ucapan bernuansa rasis dari pemain lawan, Gianluca Prestianni. Insiden ini pun langsung menarik perhatian pemain lain di lapangan.

Dukungan Rekan Setim

Bek kanan Madrid, Trent Alexander-Arnold, angkat suara terkait kejadian tersebut. Ia menilai dugaan tindakan rasial itu mencoreng pertandingan dan tidak pantas terjadi di level tertinggi sepak bola Eropa.

Menurutnya, Vinicius sudah beberapa kali mengalami perlakuan serupa sepanjang kariernya. Ia menegaskan bahwa tindakan diskriminatif tidak boleh memiliki ruang di dalam maupun di luar lapangan.

Pihak terkait saat ini masih menyelidiki insiden tersebut. Meski Madrid berhasil membawa pulang kemenangan penting, sorotan publik justru tertuju pada isu rasisme yang kembali muncul dalam kompetisi elit Eropa.

Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa sepak bola tidak hanya soal skor, tetapi juga soal nilai sportivitas dan penghormatan antar pemain.